Kamis, 17 Desember 2009

Usia Peserta PON XVIII 2012 adalah maksimum 21 tahun

Jakarta, 15 Desember 2009. Hari ini surat PP Pelti kepada KONI Pusat telah saya tandatangani surat kepada KONI Pusat mengenai usulan pembatasan umur untuk cabang olahraga tenis di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII tahun 2012 di Riau.
KONI sendiri sudah menyadari alasan sehingga muncul pemikiran agar PON Prestasi seperti yang dikehendakai bersama bukannya PON Prestise yang kesannya akhir akhir ini.Kita harus melihat fakta dilapangan , ternyata atlet kelas dunia Indonesia masih terju juga diturnamen kelas kampung istilah kasarnya . Seperti ikut di PORDA (Pekan Olahraga Daerah) atau PON. Yang menjadi masalah kejadian PON yang lalu di Balikpapan. Ada atlet yang sedang bertanding dikelas Grand Slam Wimbledon Junior harus merelakan Grandslam ini untuk cepat cepat kembali ke Jakarta dan ikut langsung ke Balikpapan karena sudah dikontrak daerah tersebut. Mengorbankan kesempatan bertarung dikelas Grandslam yang selama ini hanya beberapa gelintir petenis Indonesia bisa menikmatinya dikorbankan hanya karena PON XVII 2008. Pengalaman saya pernah juga atlet putri kelas dunia ( masuk dalam peringkat dunia 50 besar masih mau turun di Pekan Olahraga Nasional, karena sungkan kepada Gubernur yang selama ini mendukungnya.
Saya cukup salut ada juga petenis putri tidak mau mengorbankan kesempatannya bertanding di Grandslam US Open dan membatalkan ikut PON XVI Palembang tahun 2004. Saya waktu itu selaku Technical Delegate dibuat pusing kepala oleh manajer tim Jawa Barat, karena merasa yakin atletnya bisa turun di PON XVI. Bisa dibayangkan manajer tim tersebut begitu ngotot dengan mengatakan kalau atletnya sudah janji sama Pangdam Siliwangi yang mendukungnya. Sedangkan saya cukup melihat undian Grandslam US Open namanya tercantum dalam undian di ganda campuran. saya tahu jika sudah terdaftar disuatu turnamen tidak mudah membatalkannya. Jika terjadi maka akan kena dnd yang cukup besar. Dan benar juga atlet tersebut akhirnya tidak datang juga.

Dalam surat PP Pelti kepada KONI Pusat dicantumkan kalau persyaratan peserta itu maksimal pada th 2012 berusia 21 tahun. Artinya di saat ini atlet tersebut maksimal berusia 18 tahun.
Saya iseng saja mengirimkan SMS kepada rekan rekan didaerah, baik platih maupun pengurus Pelti diprovinsi. Isinya tidak mencantumkan usia 21 tahun untuk th 2012, tetapi menyampaikan kalau pesrta yang ikut PON XVIII adalah atlet yunir saat ini. Batasan yunior di tenis adalah maksimum usia 18 tahun. Dari SMS ini kita bisa melihat pengetahuan rekan rekan pengurus Pelti didaerah. Ada yang bertanya berapa usia sebenarnya yang dimaksud yunior tersebut. Saya hanya sebutkan hitung saja sendiri.

Tidak ada komentar: